Pengamat Ingatkan Penanganan Bencana Aceh Jangan Jadi Komoditas Politik

1 month ago 20
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Pengamat Ingatkan Penanganan Bencana Aceh Jangan Jadi Komoditas Politik Warga melintas di dekat mobil warga yang terbawa arus banjir di kawasan Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025) .(Antara)

PENGAMAT kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, mengingatkan seluruh pihak agar penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh tetap fokus pada misi kemanusiaan. Ia menegaskan agar momentum duka tersebut tidak diseret ke ruang politisasi demi kepentingan tertentu.

Pernyataan ini muncul merespons polemik surat permohonan dukungan kepada lembaga internasional yang beredar, namun diklaim tidak diketahui oleh Pemerintah Aceh. 

Trubus menilai, penanganan bencana merupakan domain tata kelola negara yang harus dijalankan melalui mekanisme resmi dan koordinasi yang presisi antara pemerintah daerah dan pusat.

"Jika ada langkah yang berjalan di luar sepengetahuan pemerintah daerah, apalagi terkait komunikasi dengan pihak asing, hal itu perlu dikritisi. Jangan sampai bencana dijadikan ruang politisasi atau panggung kepentingan lain," ujar Trubus dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/12).

Distorsi Tata Kelola
Trubus menyoroti pernyataan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), yang menegaskan tidak mengetahui adanya surat permohonan bantuan kepada lembaga internasional. Menurut Trubus, bantuan internasional bukanlah hal terlarang, namun wajib ditempatkan dalam kerangka kewenangan dan prosedur resmi negara.

"Masalahnya bukan pada bantuannya, melainkan cara dan jalur yang ditempuh. Jika tidak melalui otoritas yang sah, hal itu berpotensi menimbulkan distorsi tata kelola dan melemahkan kepercayaan publik," imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa Aceh memiliki kapasitas sosial yang kuat dan pengalaman panjang dalam menghadapi bencana. Kehadiran negara melalui berbagai instrumen darurat seharusnya menjadi tumpuan utama, bukan membangun narasi yang berpotensi memicu perpecahan.
Klarifikasi Pemerintah Aceh

Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengaku tidak tahu-menahu perihal surat permintaan bantuan yang ditujukan kepada dua lembaga di bawah naungan PBB, yakni United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Children's Fund (UNICEF).

"Saya tidak tahu apa-apa, sebenarnya keliru. Bukan ke PBB, (seharusnya) kepada LSM yang ada di Aceh," tutur Mualem saat dikonfirmasi di Banda Aceh, Selasa (16/12).

Menanggapi polemik tersebut, juru bicara Pemprov Aceh, Muhammad MTA, menjelaskan bahwa telah terjadi kesalahpahaman informasi. Ia mengklarifikasi bahwa surat Pemerintah Aceh bukan ditujukan secara langsung kepada markas besar PBB, melainkan kepada kantor perwakilan UNDP dan UNICEF yang beroperasi di Indonesia. (Ant/P-2)

Read Entire Article