Festival Budaya Berkonsep Pasar Malam Gagasan Anak Prabowo Dimulai Hari Ini di TMII

1 month ago 18
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

FESTIVAL budaya dan kuliner dengan konsep pasar malam yang digagas putra Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo berlangsung mulai hari ini di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Festival bertajuk Jejak Rasa itu akan berlangsung hingga 21 Desember 2025 di Teater Keong Emas.

Selain menjadi ruang temu budaya dan kuliner, festival Jejak Rasa juga menjadi momen peluncuran tiga buku yang mengangkat tema gastronomi Nusantara, yakni Telusuri Jalanan Kami Bersama Soto, Telusuri Dapur Kami Bersama Sambal, dan Telusuri Ladang Kami Bersama Nasi. Festival ini turut menghadirkan pemutaran film pendek Jejak Rasa Yogyakarta, garapan sutradara Garin Nugroho, hasil produksi Didit Hediprasetyo Foundation bersama Titimangsa. Film tersebut menyoroti kekayaan tradisi kuliner Yogyakarta sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budayanya.

Pendiri Negeri Elok, Didit Hediprasetyo, menjelaskan bahwa festival ini lahir dari keinginan untuk menghidupkan kembali kisah-kisah di balik makanan tradisional Indonesia. "Jejak Rasa adalah cara kami merayakan tradisi kuliner Indonesia yang berakar kuat dan kisah-kisah di baliknya. Melalui festival ini, kami berharap dapat menyatukan masyarakat untuk kembali menemukan cita rasa, tradisi, dan ekspresi budaya yang menjadikan bangsa kita begitu beragam," katanya, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Media Indonesia, Jumat (19/12).

Soto, Sambal, dan Nasi

Tiga buku yang diperkenalkan dalam festival ini mengajak pembaca menelusuri kuliner Indonesia melalui tiga elemen utama yang akrab dengan kehidupan masyarakat.

Telusuri Jalanan Kami Bersama Soto mengulas keragaman soto dari berbagai daerah, lengkap dengan karakter kuah dan pelengkap khasnya. Sementara, Telusuri Dapur Kami Bersama Sambal menggambarkan kekayaan tradisi sambal sebagai wujud kreativitas dan ekspresi budaya kuliner Nusantara.

Adapun Telusuri Ladang Kami Bersama Nasi menempatkan nasi sebagai pusat kehidupan masyarakat Indonesia, menampilkan ragam bentuk konsumsi, tradisi pertanian, hingga peran nasi dalam upacara adat.

Ketiga buku tersebut diterbitkan oleh Adhvan Media, penerbit yang dikenal konsisten menghadirkan karya-karya bertema budaya dan gaya hidup dengan pendekatan visual serta narasi yang mendalam. Tidak hanya berisi resep, buku-buku ini juga memuat kisah sejarah, nilai tradisi, dan konteks sosial yang membuat kuliner Indonesia begitu dekat dengan keseharian masyarakatnya.

Disusun dalam tiga bahasa—Bahasa Indonesia, Inggris, dan Jepang—trilogi ini merupakan hasil riset komprehensif yang melibatkan para pakar kuliner dan akademisi. Kontribusi pemikiran datang dari William Wongso, diplomat gastronomi Indonesia; Prof. Murdijati Gardjito, ahli teknologi pangan dan gastronomi; serta antropolog sosial Hardian Eko Nurseto. Perspektif naratif juga diperkaya oleh Ade Putri Paramadita sebagai praktisi dan penutur kisah kuliner.

Direktur Indofood, Axton Salim, menilai bahwa soto, sambal, dan nasi memiliki makna yang melampaui fungsi makanan. "Soto, sambal, dan nasi bukan hanya makanan sehari-hari; mereka adalah kisah yang menyatukan kita semua. Di Indofood, hidangan-hidangan ini telah menginspirasi banyak produk kami: varian soto Nusantara dari Indomie, berbagai pilihan Sambal Indofood, hingga Bumbu Racik yang menghadirkan cita rasa autentik nasi goreng," katanya.

Kuliner dan Jiwa Yogyakarta

Film Jejak Rasa Yogyakarta diputar perdana di Indonesia di Teater Keong Emas, sebuah ikon arsitektur dengan layar raksasa yang menjadi bagian penting dari sejarah TMII. Sebelumnya, film ini telah dipresentasikan di Paviliun Indonesia pada Expo 2025 Osaka.

Karya ini menampilkan Yogyakarta sebagai ruang hidup budaya—hangat, dinamis, dan sarat tradisi kuliner—melalui pendekatan visual yang kontemporer tanpa melepaskan akar budayanya.

Dibintangi oleh Maudy Ayunda, film ini menghadirkan interpretasi baru lagu legendaris Yogyakarta karya KLa Project yang diaransemen ulang secara orkestra oleh Tohpati. Melalui sentuhan sinematik khas Garin Nugroho, penonton diajak menyelami keindahan kota Yogyakarta sebagai pusat tradisi, kreativitas, dan denyut budaya Indonesia yang terus hidup. (M-1)

Read Entire Article