Anggota Pansus Minta Pengesahan Raperda KTR DKI Ditunda

1 month ago 24
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Anggota Pansus Minta Pengesahan Raperda KTR DKI Ditunda Warga beraktivitas di dekat papan informasi larangan merokok di kawasan Blok M, Jakarta.(Dok. MI/Usman Iskandar)

ANGGOTA Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Pansus Raperda KTR) DPRD DKI Jakarta, Ali Lubis, mengusulkan agar pengesahan Raperda KTR ditunda.

Usulan tersebut disampaikan lantaran masih adanya pasal-pasal yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap sejumlah kelompok masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.

“Sebagai anggota Pansus, ini harus ditunda pengesahannya. Dalam proses pembahasan kemarin, saya mengakui belum semua stakeholder diundang untuk menyampaikan aspirasinya, termasuk soal dampak ekonomi,”  ujar Ali Lubis, dikutip Sabtu (20/12).

Politikus Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan, suara masyarakat yang bergelut di sektor UMKM, pedagang kecil, warung tradisional, hingga pedagang kelontong harus diakomodasi secara serius dalam penyusunan regulasi. Menurutnya, pembentukan peraturan daerah tidak boleh mengabaikan kelompok yang terdampak langsung.

“Dari sisi ekonomi, ini perlu ada kajian khusus. Spiritnya memang untuk kesehatan, tetapi peraturan ini harus berkeadilan sosial. Jangan sampai berdampak pada pelaku usaha kecil,” katanya.

Ali juga menyoroti pentingnya partisipasi publik dalam pembahasan Raperda KTR. Ia mengakui masih ada pihak-pihak yang luput dilibatkan dalam proses penyusunan, sehingga penundaan pengesahan menjadi langkah yang logis dan bertanggung jawab.

“Jangan sampai partisipasi publik tidak terwujud. Apalagi masih ada stakeholder yang lupa kita ajak bicara. Karena itu, jangan buru-buru,” tegas Ali.

Sementara, pengamat hukum tata negara Ali Rido menyambut baik rencana penundaan pengesahan demi dilakukan peninjauan ulang secara menyeluruh. Menurutnya, terdapat dua catatan penting dalam penyusunan regulasi tersebut.

“Ada dua catatan. Pertama terkait naskah akademik (NA) sebagai primary identity dari peraturan perundang-undangan yang perlu disusun ulang karena masih memasukkan aturan yang secara prinsip sudah tidak berlaku,” ujar Ali Rido.

Ketua Pusat Studi Hukum Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Trisakti itu menambahkan, catatan kedua berkaitan dengan prinsip meaningful participation sebagai unsur wajib dalam pembentukan peraturan perundang-undangan.

“Ketika ada pihak yang belum dilibatkan dalam pembahasan Raperda KTR ini, penundaan justru menjadi bentuk kepatuhan terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91 Tahun 2020,” ujarnya.

Ali Rido juga mengingatkan bahwa Mahkamah Konstitusi telah mengeluarkan sedikitnya 11 putusan terkait ekosistem pertembakauan yang menegaskan tembakau sebagai produk legal, sehingga pendekatan regulasi harus bersifat pengaturan, bukan pelarangan total.

“Regulasi yang dikehendaki adalah mengatur aktivitas, bukan produknya. Karena produknya jelas merupakan entitas yang legal,” pungkasnya. (H-3)
 

Read Entire Article