5 Tahun Pertama Penentu 90 Persen Perkembangan Otak Anak

1 month ago 21
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
5 Tahun Pertama Penentu 90 Persen Perkembangan Otak Anak Perkembangan otak anak.(Freepik)

KUALITAS sumber daya manusia (SDM) Indonesia dinilai masih berisiko tertinggal dari rata-rata dunia dan dapat menjadi ancaman serius di masa depan. Rata-rata IQ nasional disebut berada di angka 78, sehingga intervensi dini pada anak dinilai mendesak.

Data dari Tentang Anak menunjukkan, satu dari dua anak di Indonesia kekurangan setidaknya satu nutrisi penting yang berperan dalam perkembangan otak.

Divisi Tumbuh Kembang Pediatri Sosial, Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, Rini Sekartini, menekankan bahwa lima tahun pertama kehidupan merupakan periode krusial.

“Kalau tidak diintervensi, tidak kita perbaiki kualitas 5 tahun pertama ini, maka manusia berkualitas yang kita harapkan itu kemungkinan besar tidak terjadi,” ujarnya di RSCM, Senin (16/12).

Ia menjelaskan, sekitar 90% perkembangan otak terjadi pada lima tahun pertama kehidupan. Karena itu, intervensi yang optimal dalam periode tersebut dinilai menjadi kunci untuk menghasilkan anak yang cerdas dan sejahtera.

Untuk menjawab persoalan yang dinilai terkait faktor pengasuhan, ekonomi, hingga kebijakan negara, FKUI-RSCM berkolaborasi dengan Tentang Anak dalam riset berbasis evidence-based untuk memperkuat data dan arah kebijakan.

“Penelitian ini akan menjadi basis kita terkait nutrisi anak, kesejahteraan anak dan data-data yang dipakai untuk edukasi ke masyarakat, advokasi ke pemerintahan, serta untuk pengembangan produk-produk yang bermanfaat juga untuk anak Indonesia,” kata dr. Dwi Lestari Pramesti, CEO Tentang Anak.

Fokus utama penelitian diarahkan pada nutrisi mikro, khususnya Zat Besi (Fe) dan Zinc (Zn). Data yang disampaikan menunjukkan satu dari dua anak Indonesia kekurangan zat besi.

Kekurangan zat besi dinilai berpengaruh terhadap pembentukan saraf-saraf otak dan meningkatkan risiko gangguan kemampuan kognitif. Kondisi defisit besi yang berat dapat berujung pada anemia, dan pada kasus tertentu dapat memicu komplikasi serius seperti gagal jantung dan sesak napas.

Selain itu, kekurangan zinc dan zat besi disebut sebagai hidden hunger atau kelaparan tersembunyi karena gejalanya sering tidak langsung terlihat. Rini menyebut salah satu tanda yang kerap tidak disadari orang tua adalah gerakan tutup mulut (GTM) karena lidah bisa terasa kebas ketika anak kekurangan zat besi.

“Begitu besinya diperbaiki, langsung makannya bagus lagi,” ujarnya.

Gejala lain yang dikaitkan dengan kekurangan zinc adalah tinggi badan yang tidak optimal serta rentan diare. Pada anak dengan diare parah, suplementasi zinc selama dua minggu disarankan. Sementara anemia akibat kekurangan besi dapat membuat anak mudah lemas, sulit fokus, dan berdampak pada performa belajar.

Para peneliti menargetkan puluhan studi lanjutan agar data yang dihasilkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat advokasi kepada pemerintah untuk mengoptimalkan kebijakan kesejahteraan keluarga dan anak.

Read Entire Article