Ilustrsai(MI/Ramdani)
KETERBATASAN ruang terbuka hijau (RTH) masih menjadi persoalan struktural Jakarta. Hingga kini, proporsi RTH ibu kota belum pernah mendekati target ideal 30%. Pengamat Tata Kota Yayat Supriyanta menilai kondisi ini bukan hal baru dan telah berlangsung puluhan tahun tanpa terobosan mendasar.
“Kalau menyangkut RTH, ini sebetulnya masalah lama. Capaian RTH Jakarta jelas kurang dari 10 persen, hanya sekitar 7–8 persen,” ujar Yayat.
Ia menjelaskan, sejak beberapa tahun terakhir konsep RTH di Jakarta juga mengalami pergeseran, tidak lagi semata berbentuk hamparan lahan luas. Menurutnya, Pemprov DKI kini memasukkan konsep RTH buatan sebagai bagian dari perhitungan, seperti taman vertikal, rooftop garden, hingga area resapan air. Namun, secara faktual, pendekatan ini belum mampu menutup keterbatasan ruang terbuka berbasis lahan.
"Kalau bicara hamparan, itu hampir tidak mungkin di Jakarta karena harga tanah sangat mahal dan tekanan penduduk ke kawasan perkotaan terus meningkat,” katanya.
Yayat menegaskan, dengan kondisi kepadatan penduduk dan keterbatasan lahan, Jakarta memang sulit mencapai target 30% RTH. Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Ia juga menyoroti ketimpangan antara jumlah taman dan kebutuhan warga. Tidak semua taman di Jakarta mampu memfasilitasi aktivitas masyarakat karena skala dan kapasitasnya terbatas. "Jumlah taman dengan jumlah penduduk itu tidak seimbang. Yang betul-betul bisa dimanfaatkan warga adalah taman skala kota,” ujarnya.
Beberapa ruang terbuka besar seperti Monas, Tebet Eco Park, serta rencana pengembangan Taman Ayodhya dan Taman Lansia di kawasan Barito, dinilai menjadi contoh ruang publik yang relevan dengan kebutuhan warga Jakarta.
Taman berskala besar dianggap lebih efektif menjawab kebutuhan sosial dan rekreasi masyarakat perkotaan yang padat. Melihat kondisi tersebut, Yayat menilai opsi realistis bagi Pemprov DKI bukan menambah secara agresif, melainkan menjaga dan mengoptimalkan RTH yang sudah ada.
"Satu-satunya cara adalah menjaga yang ada, meningkatkan kualitasnya, memelihara, dan mengajak masyarakat ikut mendukung pemanfaatan taman, baik untuk kebutuhan sosial maupun aktivitas rekreasi,” pungkasnya. (Far/P-3))

1 day ago
5






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392741/original/040732000_1761499374-000_82396WX.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411327/original/005372700_1763011048-Ellham.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5416450/original/062853400_1763451078-Harga_Apple_Watch_Series_11_hingga_Watch_Ultra_3_di_Indonesia_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4957585/original/091770400_1727772719-000_36HG47A.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4332604/original/083769300_1677034000-000_339Q9N4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4110996/original/050787700_1659452347-Spotify_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412907/original/006280700_1763108886-Galaxy_Z_Flip_7.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5388981/original/067743700_1761183805-7.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412562/original/065570900_1763096258-Amazon_Leo.png)

