Biografi Shah Mohammad Reza Pahlavi: Raja Terakhir Iran dan Revolusi 1979

1 day ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

MOHAMMAD Reza Pahlavi lahir pada 26 Oktober 1919 di Teheran. Ia naik takhta pada tahun 1941 setelah ayahnya, Reza Shah Pahlavi, dipaksa turun takhta oleh pasukan Sekutu (Inggris dan Uni Soviet) selama Perang Dunia II.

Sejak awal, kekuasaannya dibayangi oleh ketergantungan pada dukungan asing. Ini stigma yang terus menghantuinya hingga akhir hayat.

Revolusi Putih: Ambisi Modernisasi dari Atas

Pada tahun 1963, Shah meluncurkan program ambisius yang dikenal sebagai Revolusi Putih. Ini merupakan upaya sistematis untuk memodernisasi Iran secara kilat tanpa melalui pertumpahan darah (revolusi merah atau komunis). Program ini mencakup:

  • Reformasi Agraria: Pembagian tanah dari tuan tanah besar kepada petani kecil.
  • Hak Perempuan: Pemberian hak pilih bagi perempuan dan reformasi hukum keluarga.
  • Industrialisasi: Pembangunan infrastruktur besar-besaran, pabrik, dan bendungan.
  • Literacy Corps: Program pemberantasan buta aksara di pedesaan.

Meski secara ekonomi Iran mengalami pertumbuhan pesat, modernisasi ini dianggap terlalu Barat oleh kaum ulama dan terlalu otoriter oleh kaum intelektual kiri. Reformasi ini justru menciptakan kelas menengah baru yang menuntut kebebasan politik yang tidak mampu diberikan oleh Shah.

Represi Politik dan Bayang-Bayang SAVAK

Seiring meningkatnya pendapatan dari minyak pada tahun 1970-an, Shah menjadi semakin otokratis. Ia membubarkan sistem multipartai dan mendirikan Partai Rastakhiz sebagai satu-satunya wadah politik. Untuk menjaga stabilitas, ia mengandalkan SAVAK, badan intelijen dan keamanan nasional yang dikenal sangat kejam dalam menyiksa dan melenyapkan lawan politik.

Ketakutan yang disebarkan oleh SAVAK justru menyatukan faksi-faksi yang berbeda, dari kelompok Islam konservatif hingga mahasiswa liberal, dalam satu tujuan: menggulingkan sang Shah.

Pesta Persepolis 1971: Titik Balik Kehilangan Simpati

Salah satu momen yang paling merusak reputasi Shah adalah perayaan 2.500 tahun Kekaisaran Persia di Persepolis pada tahun 1971. Pesta ini disebut-sebut sebagai pesta paling mewah dalam sejarah modern. 

Makanannya diterbangkan langsung dari Paris. Padahal, wilayah di sekitar lokasi acara masih mengalami kekeringan dan kemiskinan.

Peristiwa ini menjadi simbol kesenjangan antara kemewahan istana dan realitas rakyat jelata. Ayatollah Khomeini, yang saat itu berada di pengasingan, menyebut pesta tersebut sebagai Pesta Setan dan semakin gencar menyerukan penggulingan monarki.

Revolusi Islam 1979 dan Kejatuhan Dinasti Pahlavi

Memasuki akhir 1970-an, inflasi yang tinggi, ketimpangan sosial, dan represi politik mencapai titik didih. Demonstrasi besar-besaran melumpuhkan Iran sepanjang 1978. Meskipun memiliki militer terkuat di kawasan, Shah yang saat itu sedang berjuang melawan kanker, merasa ragu-ragu untuk menggunakan kekuatan penuh terhadap rakyatnya.

Pada 16 Januari 1979, Shah Mohammad Reza Pahlavi meninggalkan Iran untuk terakhir kali. Kepergiannya membuka jalan bagi kepulangan Ayatollah Khomeini dari pengasingan dan berdirinya Republik Islam Iran. Shah menghabiskan sisa hidupnya berpindah-pindah negara sebagai pengungsi politik sebelum akhirnya wafat di Mesir pada 27 Juli 1980.

People Also Ask: FAQ Mengenai Shah Iran

Siapa istri Shah Mohammad Reza Pahlavi yang paling terkenal?

Shah memiliki tiga istri: Putri Fawzia dari Mesir, Soraya Esfandiary-Bakhtiari, dan Farah Diba. Farah Diba adalah permaisuri terakhir yang dikenal sangat aktif dalam memajukan seni dan budaya di Iran.

Mengapa Amerika Serikat mendukung Shah Iran?

AS memandang Shah sebagai pulau stabilitas di Timur Tengah dan sekutu penting untuk membendung pengaruh Uni Soviet serta menjamin pasokan minyak global. Dukungan ini memuncak dalam keterlibatan CIA pada kudeta 1953 terhadap Mosaddegh.

Apa penyebab utama kegagalan kepemimpinan Shah?

Kegagalan utama Shah adalah ketidakmampuannya menyelaraskan kemajuan ekonomi dengan keterbukaan politik. Ia memberikan kemakmuran materi tetapi merampas martabat politik dan identitas budaya tradisional rakyatnya.

Kontradiksi Sang Modernis

Berbeda dengan narasi umum yang hanya menyebutnya sebagai boneka Barat, Shah sebenarnya sering berselisih dengan perusahaan minyak Barat dan AS terkait harga minyak. Ia ingin Iran menjadi kekuatan militer mandiri.

Namun, kegagalannya memahami kekuatan akar rumput agama dan budaya di Iran membuatnya terasing di negaranya sendiri. Ironisnya, infrastruktur dan sistem pendidikan yang ia bangun justru menjadi alat yang digunakan oleh generasi revolusioner untuk menggulingkannya.

Kesimpulan

Shah Mohammad Reza Pahlavi adalah tokoh tragis yang terjebak di antara dua dunia: kemegahan masa lalu Persia dan ambisi masa depan Barat. Warisannya tetap menjadi perdebatan sengit.

Bagi pendukungnya, ia adalah pemimpin yang membawa Iran menuju kemajuan modern. Bagi penentangnya, ia adalah tiran yang mengkhianati nilai-nilai bangsa. Satu hal yang pasti, jatuhnya Shah menandai berakhirnya era monarki berusia 2.500 tahun di Iran.

Fakta Kunci Masa Kekuasaan Shah Iran

  • Naik Takhta: 16 September 1941 (Menggantikan ayahnya).
  • Program Unggulan: Revolusi Putih (Modernisasi dan Reformasi Agraria).
  • Kekuatan Keamanan: SAVAK (Dibentuk 1957).
  • Peristiwa Ikonik: Perayaan 2.500 Tahun Persepolis (1971).
  • Akhir Kekuasaan: 11 Februari 1979 (Kemenangan Revolusi Islam).
Read Entire Article