Awal 2026 Penuh Gejolak, Indonesia Serukan Hukum Internasional Harus Dihormati

1 day ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Awal 2026 Penuh Gejolak, Indonesia Serukan Hukum Internasional Harus Dihormati Menteri Luar Negeri Sugiono dalam wawancara cegat dengan wartawan usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu (14/1/2026).(Antara)

INDONESIA menyatakan keprihatinan besar terhadap kondisi tatanan dunia dan penegakan hukum internasional yang semakin rapuh. Menanggapi dinamika global terakhir, Indonesia menyerukan komitmen agar hukum internasional dihormati oleh semua.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (14/1).

Dinamika dunia pada awal tahun ini diwarnai sejumlah peristiwa besar yang memicu ketegangan internasional. Salah satunya aksi Amerika Serikat di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Selain itu, situasi di Iran juga memanas setelah Teheran menuding adanya keterlibatan pihak asing yang menyusup dalam aksi protes di berbagai kota. Presiden Amerika Serikat Donald Trump berulang kali melontarkan ancaman intervensi ke Iran.

Meski tidak secara eksplisit menyebut negara tertentu, Menlu Sugiono menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menghormati hukum internasional dan memperkuat multilateralisme.

Jika tidak, imbuh Sugiono, kepercayaan terhadap tatanan dunia bakal runtuh. Indonesia menegaskan aturan dan nilai yang disepakati bersama merupakan fondasi penting bagi stabilitas dan keamanan global.

“Itu situasi yang kita lihat bahwa multilateralisme perlu diperkuat, perlu ada re-commitment untuk kita semua. Karena ini adalah nilai-nilai dan aturan-aturan yang kita sepakati,” ucap Sugiono usai menyampaikan PPTM 2026.

“Itu lah yang membuat ada jaminan terhadap keselamatan semua bangsa di seluruh dunia. Saya kira kita tetap harus memperhatikan nilai-nilai itu,” ucap Sugiono.

Dalam pemaparannya, Sugiono mengingatkan situasi awal 2026 ini menunjukkan betapa rentannya tatanan global. Menurut Sugiono, berbagai pelanggaran terhadap aturan internasional yang tidak disertai konsekuensi nyata menggerus kepercayaan terhadap sistem global.

“Mengawali 2026 ini, kita diingatkan kembali betapa rapuhnya tatanan dunia saat ini. Kepentingan nasional yang sempit mengalahkan keamanan bersama. Hukum internasional yang selama ini menjadi pagar stabilitas dunia, sering disalahgunakan melalui pendekatan yang bersifat ala carte,” ujarnya.

“Ketika aturan yang disepakati bersama dilanggar tanpa konsekuensi, maka yang runtuh bukan hanya satu aturan, melainkan kepercayaan terhadap aturan dan seluruh tatanan itu sendiri,” tegasnya.

Sugiono juga menyoroti semakin melemahnya efektivitas tata kelola global dalam merespons krisis yang berkembang cepat dan kompleks. Pada saat yang sama, sejumlah negara kunci justru dinilai menarik diri dari tanggung jawab kolektif untuk menjaga stabilitas dunia.

Sugiono mengingatkan situasi global saat ini memperlihatkan pola berulang dalam sejarah ketika negara-negara lebih memilih bergerak dalam mode bertahan hidup masing-masing. Dia merujuk pada kegagalan Liga Bangsa-Bangsa yang pada akhirnya membuka jalan menuju Perang Dunia II.

“Sejarah terulang kembali yang kemudian menyebabkan banyak negara yang masuk ke dalam survival mode-nya masing-masing. Terakhir kali dunia mengalami gejala-gejala ini, liga bangsa-bangsa kolaps yang kemudian berujung pada pecahnya Perang Dunia II,” ujarnya.

Selain mendorong penguatan multilateralisme dan penghormatan hukum internasional, Sugiono menyampaikan Indonesia terus memperkuat ketahanan nasional sebagai fondasi utama menghadapi dinamika global.

"Yang terpenting bagi kita, yang saya kira merupakan juga kepentingan terbesar nasional, adalah menjaga kedaulatan dan integritas wilayah negara kesatuan Republik Indonesia," ucapnya. (Dhk/I-1)

Read Entire Article